75n1.com

close
close

Follow by Email

Transisi dari Windows ke Ubuntu



  1. Tulisan ini sebenarnya hanyalah merupakan curahan hati / pendapat pribadi dari diri saya sendiri. Tidak ada maksud untuk menyinggung atau menjelekkan pihak tertentu. Langsung saja kepada intinya: Apakah anda sedang memutuskan untuk beralih ke ubuntu (linux)? Hal-hal apa saja yang diperlukan untuk beralih? Benarkah jika menurut pendapat orang kebanyakan kalau linux itu masih tidak layak untuk konsumsi publik? Berikut ini saya paparkan beberapa pendapat yang akan saya kemukakan jika anda beralih atau setidak-tidaknya dual boot windows 8.1 dan ubuntu 14.04 LTS.
  2. Anda dapat menggunakan Linux Ubuntu sebagaimana anda menggunakan Windows. Maksudnya apa? Maksudnya adalah kebebasan anda dijamin 100% jika menggunakan ubuntu. Banyak orang yang beranggapan bahwa jika ingin menggunakan linux, maka orang itu wajib kenal bahasa pemrograman / hanya digunakan oleh orang yang kuliah di bidang IT / hanya dipelajari oleh tukang service komputer. Mungkin pendapat itu ada benarnya, namun anda sebagai end-user (pengguna akhir) diberi kebebasan untuk menggunakan linux sebagaimana anda menggunakan komputer pada umumnya seperti: mendengarkan musik (mp3), menonton video (mp4, flv), bermain games (DOTA 2) mengerjakan tugas (Word, Excel, Powerpoint) termasuk browsing internet dan semua fitur yang dimiliki oleh komputer standar. Yang ingin saya tekankan adalah, belajar pemrograman itu bagus, namun anda sama sekali TIDAK DIWAJIBKAN untuk mempelajari hal tersebut.
  3. Jika anda mendengar linux pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya terminal. Ini merupakan keajaiban linux, tapi tahukah anda? Hampir semua perintah yang dilakukan dengan terminal bisa juga dilakukan dengan GUI / Tampilan. Mengapa di situs ini mayoritas hanya terdapat cara terminal saja? Karena cara terminal (menurut pengalaman saya) lebih cepat dan lebih responsif dibanding dengan cara GUI. Jika saya menyodorkan suatu perintah terminal, namun anda lebih memilih untuk menggunakan Tampilan / GUI, maka cukup tanyakan di tempat komentar, nanti akan saya usahakan mencarikan jalan GUI nya untuk anda. Sekali lagi, hal ini menunjukkan bahwa anda diberi kebebasan & pilihan ketika menggunakan linux, dengan jalan Terminal / GUI. Hal ini jauh dari kebanyakan pendapat umum bahwa linux itu membelenggu kehidupan anda.
  4. Memang linux identik dengan software open source (sumber terbuka), tapi tahukah anda bahwa di linux banyak sekali terdapat aplikasi proprietary / closed-source / sumber tertutup? Beberapa perusahaan mengeluarkan aplikasi proprietary untuk linux seperti Adobe, Google, Steam. Menurut saya, hal ini justru memudahkan pengguna akhir / end user seperti kita semua. Mengapa? Karena aplikasi-aplikasi tersebut seperti Google Chrome, sudah menjadi kebiasaan untuk digunakan di Windows. Menurut pendapat saya, tidak ada masalah apakah aplikasi tersebut harus open source / proprietary, yang terpenting adalah menguntungkan bagi pengguna akhir. Coba anda bayangkan jika Microsoft Office, Adobe Illustrator & Photoshop serta CorelDRAW meluncurkan aplikasinya untuk linux, betapa besar pengguna yang akan beralih ke linux? Hal ini sudah dibuktikan dengan adanya STEAM yang secara pelan tapi pasti menaikkan pengguna Desktop Linux melebihi rekor-rekor sebelumnya.
  5. Anda bisa menggunakan software windows di linux dengan sebuah compability-layer yang bernama wine. Cukup jelas, pembahasan tentang wine akan saya berikan pada tulisan-tulisan berikutnya.
  6. Jika anda telah menggunakan linux, ada baiknya anda juga mengajak orang lain untuk menggunakan linux, bahkan kalau bisa berkontribusi kedalam komunitas / forum online linux. Namun jika anda tidak ingin / tidak ada waktu, maka tak apa. Hal ini dikarenakan sudah cukup banyak tersedia segala pemecahan masalah tentang linux, anda cukup mencarinya di google (meskipun masih banyak menggunakan bahasa Inggris). Yang ingin saya sampaikan adalah menggunakan linux = menggunakan windows. Jika di Windows anda tinggal memakai komputer saja, tanpa perlu mengajak orang lain / memikirkan komunitas, maka di Linux pun sama, anda diberi kebebasan seutuhnya apakah anda ingin berkontribusi atau tidak, karena tidak ada masalah sama sekali mengenai keputusan tersebut. Bila anda hanya ingin Linux yang tinggal pakai, cepat mengerjakan tugas, tak perlu repot, kalau ada masalah tinggal searching google, ya sudah. Itu semua pilihan anda, ketika anda menggunakan linux dan memperlakukan linux itu sebagai komputer biasa, menurut saya itu bagus. Intinya kebebasan ada ditangan masing-masing, hanya diri sendirilah yang menentukan kemana arah kita berikutnya.
  7. Cukup demikian 5 point pikiran saya kali ini tentang linux. Memang, dari lima pendapat tersebut terkesan nyeleneh dibanding pendapat pengguna linux pada umumnya. Namun tujuan saya disini hanyalah untuk menambah pengetahuan dan memperluas sudut pandang tentang linux, karena sebagai manusia kita selalu dituntut untuk berpikir kritis.
  8. Jika anda punya masukan, pertanyaan, sanggahan, kritik bahkan cemoohan bisa langsung anda sampaikan di kotak komentar Di grup http://75n1.blogspot.co.id/, Insya Allah akan saya tanggapi secepat mungkin. Terimakasih
Labels: Linux, Update Windows 7

Thanks for reading Transisi dari Windows ke Ubuntu. Please share...!

Back To Top